Kamis, 04 November 2010

TAUBAT PELEBUR DOSA

ALLAH SWT Yang Maha Penyanyang telah membentangkan jalan-jalan bagi penghapusan dosa. Dosa besar sepanjang tidak menyangkut hak-hak sesama manusia akan diampuni dengan syarat TOBAT. Seperti yang disabdakan Nabi Muhammad SAW : "Andaikan dosa-dosa seseorang menumpuk setinggi langit, lalu ia bertobat kepada ALLAH, niscaya akan diterima tobatnya". 
Malaikat pencatat amal konon dibuat lupa dihadapan ALLAH SWT akan dosa-dosa orang yang mau bertobat.

Nabi Muhammad SAW memberi contoh bagaimana sebuah tindakan kebaikan dapat mengikis dosa. Beliau bertanya kepada para sahabatnya :
" Jika ada sungai mengalir di muka rumah, lalu penghuninya mandi lima kali sehari masihkah tersisa sedikit kotoran dari tubuhnya?"
Mereka menjawab, "Tak akan ada sedikitpun".
Lalu kata Nabi SAW, " Pula sholat lima waktu dapat menghapus dosa-dosa".

Sebagaimana sholat lima waktu, sholat Jum'at ke Jum'at dan puasa Ramadhan ke Ramadhan berikutnya, adalah pelebur dosa-dosa yang timbul antara keduanya. Apabila selama Ramadhan, si hamba meramaikannya dengan sholat, tadarus dan sedekah. Dengan lunturnya dosa-dosa itu, sebagai hasil positif puasa Ramdhan, fajar baru mesti menyingsing. Kita terlahi kembali sebagai "manusia baru", yakni makhluk yang telah menghiaskan dirinya dengan sifat-sifat Tuhan Sang Maha Mulia, adil pemurah, penyanyang, penegak kebenaran dan seterusnya.

Ya ALLAH, sucikanlah diriku dari kekotoran dan kejelekan, berilah kesabaran padaku untuk menerima segala ketentuan, dan berilah kemampuan kepadaku untuk bertaqwa, dan bergaul dengan orang-orang yang baik dengan bantuan-MU. wahai Dambaan orang-orang yang bertaqwa.


Disadur dari Media Baitul Maal LA-TAHZAN
Ramadhan 1431 H - Agustus 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar